13.8 C
New York
Jumat, September 30, 2022

6 Tips Pasang Roof Box Mobil Agar Aman di Perjalanan

Jakarta – Roof box tidak boleh asal pasang di atap mobil, sebab bisa memicu bahaya. Pemilik harus memikirkan rancang bangun Roof box sesuai peruntukan harian agar tidak memengaruhi daya angkut kendaraan karena bobot yang bertambah.Berikut tips singkat memasang roof box supaya aman dan nyaman ketika mengemudi di jalan.

1. Pastikan mobil ada roof rail

Roof box tidak bisa diletakkan begitu saja di atap mobil karena dapat merusak serta tidak memiliki pegangan yang kuat. Untuk itu dibutuhkan roof rail berupa rel membujur tempat memasang roof rack sebagai tempat meletakkan roof box.

MPV dan SUV Toyota sudah memiliki roof rail dengan perhitungan teknis yang matang supaya dapat dipasang roof rack dan roof box di atasnya dengan mudah dan aman.

2. Pasang roof rack sebagai dudukan roof box

Roof rack merupakan struktur alas sebagai dudukan roof box. AutoFamily bisa saja meletakkan barang bawaan langsung di atas roof rack, tapi tidak direkomendasikan karena barang dapat terlepas sehingga berbahaya di jalan.

Pilih roof rack yang kokoh dan memiliki dudukan yang kuat serta mudah dibongkar-pasang. Termasuk sanggup menopang roof box di atasnya serta ukurannya tidak melewati lebar bodi mobil karena mengganggu secara estetika dan safety.

3. Pilih sesuai kebutuhan

Sebagai tempat menyimpan barang, pilih roof box sesuai kebutuhan dengan kapasitas yang memadai tapi tidak terlalu besar karena dapat mempengaruhi aerodinamika dan titik keseimbangan mobil. Pilih material roof box yang berkualitas tapi tidak terlalu berat untuk menjaga bobot total mobil, apalagi kalau ternyata mobil juga diisi penuh oleh penumpang.

Pelajari cara memasang roof box pada roof rack dan mekanisme penguncian tutupnya yang benar supaya aman di jalan. Pelajari pula posisi peletakannya yang pas di atap mobil untuk menjaga keseimbangan kendaraan dan tidak melewati dimensi mobil untuk menjaga safety dan estetika.

Supaya aman, pilih roof box bermerek yang telah memiliki sertifikat keamanan dan dijual oleh diler resmi.

4. Perhitungkan daya angkut maksimal mobil

Setiap kendaraan memiliki daya angkut maksimal untuk menjaga supaya kinerja mobil tetap terjaga optimal di jalan. Karena bukan merupakan komponen kendaraan, roof rack dan roof box harus dikategorikan sebagai barang bawaan. Kurangi daya angkut maksimal dengan berat roof rack dan roof box untuk mendapatkan daya angkut maksimal baru sebagai acuan dalam membawa penumpang dan barang, termasuk barang yang akan dimasukkan ke dalam roof box.

5. Perhatikan gaya mengemudi di jalan

Keberadaan roof box akan mengubah aerodinamika dan center of gravity serta menambah berat keseluruhan mobil. Biasanya mobil akan terasa lebih berat, limbung, dan sulit dikendalikan lantaran perubahan ketiga aspek tersebut.

Lakukan adaptasi saat mulai berjalan, pastikan selalu berkendara secara halus dan tenang serta tidak agresif, apalagi jarak pengereman juga akan bertambah jauh. Ingatlah selalu bahwa di atap mobil ada tambahan roof box yang mewajibkan AutoFamily untuk memperhatikan gaya mengemudi.

6. Hati-hati portal gerbang tol otomatis

Ukur tinggi maksimal mobil setelah dipasang roof box. Pastikan aman dan dapat melewati portal gerbang tol otomatis (GTO) khusus mobil penumpang. Termasuk pula ketika melewati portal yang ada di kawasan wisata dan perumahan mengutip keteranga resmi Auto2000.

(ryh/mik)

Ikuti MediaCyber di Google News. Untuk index berita lainnya dapat dilihat pada tautan ini. Artikel tentang 6 Tips Pasang Roof Box Mobil Agar Aman di Perjalanan pertama kali tayang di www.cnnindonesia.com.
MediaCyber
MediaCyberhttp://www.mediacyber.id
Dapatkan berita tentang perkembangan teknologi di Indonesia dan Dunia, mulai dari perusahaan rintisan hingga Big Tech dan banyak lagi. Disaring dari sumber berita pilihan dan terpercaya agar Anda selalu update informasi teknologi terkini.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Latest Articles